Kiat Sukses Menyusui

Agustus 17, 2020


sumber gambar : BKA Official


Ketika sadar di dalam kandungan sudah ada calon buah hati, segala yang terbaik pasti akan diberikan. Setuju ya? Bukan waktu yang sebentar selama 9 bulan ibu mengandung. Dan bukan juga hal yang sepele untuk pemenuhan nutrisinya selama di dalam kandungan. Kini ketika si kecil hadir, pemenuhan nutrisi tidak berhenti sampai di situ saja. Justru kawal awal selamanya si kecil pun di mulai. Perjuangan mama buat mengASIhi di mulai paling tidak 1 jam setelah kelahirannya melalui Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

Sedikit bercerita soal pengalaman saya saat menyusui. Ketika anak pertama lahir sekitar 7 tahunan yang lalu perasaan bahagia serta merta muncul. Bagaimana tidak, begitu menikah 3 bulan saya langsung positif hamil. Bisa dibilang tidak perlu menunggu lama untuk bisa punya anak. Hanya saja saat itu pengetahuan saya tentang ASI dan IMD masih minim. Pikiran saya yang polos saat itu berpikir kalau setiap ibu yang melahirkan sudah pasti punya ASI yang banyak untuk bayinya dan sudah pasti lancar. Ternyata anggapan itu tidak selalu benar. Sebagai mama baru saya kurang berjuang untuk mengASIhi. Padahal bisa dibilang ASI nya ada, hanya kurang lancar. Kalau mengingat hal itu kembali, saya merasa bodoh dan menyesal karena tidak bisa mengASIhi secara eksklusif.

Pengalaman anak pertama saya jadikan pelajaran. Alhamdulillah saya masih diberikan rejeki melahirkan anak kedua di tahun 2020 ini. Sejak hamil saya banyak mempelajari dan mengumpulkan informasi seputar kehamilan dan menyusui. Saya banyak mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi dengan harapan nantinya bisa memberikan ASI berkualitas. Dan saya pun bertekad akan memberikan ASI eksklusif. Dengan penuh keyakinan dan kesabaran, akhirnya hal ini terwujud juga meskipun awalnya mengalami sedikit drama. Mamsi yang lain gimana nih? Pada ngalamin drama juga kah?

Saat bayi kedua lahir dengan selamat secara normal, bahagia menyelimuti saat bisa menyentuhnya dipelukan dan bisa melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Berharap- harap cemas agar ASI dapat keluar dan bayi bisa mendapatkan kolostrum. Saya begitu lega bisa menyusui bayi kala itu. Dan saya pun sangat senang bahwa saat ini bisa menjadi mama ASI (mamsi).

 



Manfaat ASI

Saat hari kelahirannya tiba, proses awal kehidupan si kecil pun dimulai. Bayi akan mencari sumber makanannya, dan ASI adalah sumber makanan yang terbaik. Di dalam ASI terkandung zat-zat yang sangat baik untuk perkembangan bayi seperti protein, karbohidrat, vitamin dan lemak. Apalagi saat Inisiasi Menyusui Dini (IMD), sangat baik sekali jika bayi mendapatkan zat kolostrum dari ASI. Apa itu kolostrum? Kolostrum adalah cairan ASI bewarna bening agak kekuningan yang keluar paling awal beberapa hari pertama sejak melahirkan. Kolostrum berfungsi sebagai antibody untuk bayi. Jadi jangat sampai di lewatkan IMD nya ya mamsi.

sumber gambar : ASIMOR by Dexa Medica

Selain untuk bayi, pemberian ASI juga bermanfaat loh buat mamsi.

Berikut beberapa manfaat pemberian ASI untuk bayi dan mamsi menurut WHO (World Health Organization), yaitu :


1. Melindungi bayi dari kuman
Beberapa jam setelah bayi lahir, maka saluran cernanya mulai dihuni oleh bakteri. Nah, ASI      mengandung protein yang berguna untuk melindungi bayi dari kuman.

2. Menyediakan nutrisi yang lengkap
ASI memiliki segudang manfaat. ASI mampu memenuhi kebutuhan bayi dengan nutrisi yang lengkap hingga berusia 6 bulan. Kandungan ASI terdiri dari air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, sel-sel darah putih, enzim dan asam amino. Wah..lengkap sekali ya!

3. Jaminan asupan higienis dan aman
Bayi yang langsung menyusu pada ibunya tentunya lebih aman dan higienis ya.

4. Membuat bayi tumbuh sehat dan cerdas
Di dalam ASI terkandung asam lemak yang bermanfaat untuk perkembangan otak. Selain itu, ASI juga menstimulasi perkembangan sensorik dan kognitif pada bayi.

5. Mencegah diare dan malnutrisi

Bayi yang baru lahir antibodynya belum kuat sehingga beresiko tertular penyakit yang berkaitan dengan kebersihan seperti diare. Nah, ASI eksklusif dapat menghindarkan bayi dari diare dan memperkecil resiko kekurangan gizi.

6. Memperkuat ikatan (bonding)
Nah, kalau ini benar adanya seperti yang saya rasakan. Dengan memberikan ASI pastinya mamsi sering menyentuh, membelai, mencium buah hati yang menimbulkan rasa ikatan yang kuat kepada buah hati. kayak ada magicnya gitu deh,hehehe..

7. Mengurangi resiko kanker
Mamsi harus rajin-rajin mengASIhi si kecil ya. karna ini juga bermanfaat buat kita sebagai ibu menyusui. Mamsi memiliki kadar hormon estrogen si pemicu kanker yang lebih rendah akibat berkurangnya frekuensi menstruasi. Sehingga menyusui dapat menurunkan resiko kanker rahim dan payudara.

8. Membantu memberi jarak pada kelahiran
Mamsi, ternyata menyusui itu bisa jadi KB alami loh. Saat menyusui, hormon yang mengatur keluarnya ASI akan menekan homon yang mengatur ovulasi sehingga kesuburan mamsi untuk sementara akan menurun.

9. Menghemat biaya
Nah, ini benar sekali ya mamsi. Dengan memberikan ASI langsung secara eksklusif, jadi tidak perlu lagi membeli susu formula. Ringan dikantong kan?

10. Menjaga lingkungan
Seperti kita ketahui bahwa susu formula menggunakan kemasan yang nantinya bakal dibuang dan akan menjadi sampah, Nah, dengan menyusui otomatis mamsi mengurangi pembuangan sampah kan?

Wah! Ternyata segudang manfaat banget ya ASI itu. Sungguh yang maha kuasa memang begitu hebat menciptakan ASI. So, jangan sampai disia-siakan. Buat mamsi, tetap semangat mengASIhi ya.

Ngomongin soal ASI, tidak semua pejuang ASI beruntung punya ASI banyak dan lancar saat buah hatinya sudah lahir. Padahal para mama pastinya juga ingin sekali mengASIhi si kecil.

Mamsi, berikut beberapa kondisi yang menyebabkan ASI menurun, yaitu:

  • Payudara tidak berkembang selama hamil
  • Payudara asimetris
  • Jaringan payudara tidak cukup ( hypoplasia)
  • Penyakit tiroid
  • Obesitas
  • Diabetes melitus
  • Infertilitas
  • Operasi gastric bypass
  • Penyakit PCOS
  • Operasi payudara
  • Kehilangan darah jumlah besar
  • Retained 
  • Obat- obatan ( misalnya estrogen- containing birth control, pseudoephedrine)

Lantas gimana dong ? Pastinya setiap mama nggak tega plus bingung melihat bayi menangis kelaparan. Hal ini sempat saya rasakan pada bayi kedua saat malam pertama sesudah kelahirannya. Jujur saya sedikit stress. Apalagi ada omongan keluarga ke saya sebaiknya si kecil diberi susu formula saja. Uuughhh..... tambah galau deh. Padahal bayi sudah menyusu semalaman tapi seperti tidak puas sehingga menangis terus. Yang ada saya pun ikut menangis. Jika demikian, nggak baik juga jika dibiarkan begitu saja kan? Bisa-bisa si kecil jadi kekurangan nutrisi. Duhh.. dilema banget ya. Lalu adakah solusinya ? Slow down mamsi! Pasti ada solusinya kok. Mamsi bisa cobain terlebih dahulu tips di bawah ini !

Berikut tips meningkatkan ASI:

  • Pompa ASI setiap 2-3 jam atau 8 kali/ 24 jam.
  • Istirahat atau tidur yang cukup
  • Jika ASI keluar, pompa ASI sampai tetesan terakhir dan pastikan sudah tidak ada ASI yang keluar
  • Jika bayi dirawat di RS, tetap lakukan skin to skin sesering mungkin
  • Jaga kesehatan ibu seperti mengkonsumsi makanan dengan gizi yang cukup, minum cukup, istirahat cukup dan hindari stres.
  • Pijat lakstasi
  • Bila perlu, bisa gunakan Galactogogue atau agen Galactogenic untuk meningkatkan produksi ASI.

Selain tips di atas, perlu di ketahui penting ya mamsi. Peran menyusui memang dilakukan seorang ibu langsung. Tapi perlu disadari bahwa peran keluarga dan ayah si kecil juga sangat diperlukan untuk mendukung para mamsi agar ASI lancar.

Para mamsi jangan lupa bahagia ya. Karena dengan perasaan bahagia, bisa menstimulasi produksi ASI semakin banyak.

 

Herba ASIMOR Pelancar ASI

Kabar bahagia nih buat para mamsi yang ASI nya kurang lancar atau buat para mama yang sedang mempersiapkan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Jadi gak perlu bingung lagi ya. Kini sudah ada Herba ASIMOR. Herba ASIMOR adalah produk herbal pelancar ASI yang di dalamnya terkandung ekstrak daun katuk (Sauropus androgymus), daun torbangun (Coleus amboinicus Lour), dan ekstrak ikan gabus (Chana Striata or snakehead fish).


Daun katuk dan daun torbangun adalah tanaman tradisional asli Indonesia. Kedua tanaman ini mengandung Galactogogue, yaitu zat yang dapat menstimulasi, mempertahankan, dan meningkatkan produksi ASI. Oleh sebab itu, kedua tanaman ini dipercaya secara turun menurun untuk memperlancar ASI. Sedangkan ikan gabus adalah ikan air tawar bergizi sebagai sumber nutrisi penting untuk membantu pertumbuhan anak. Selain itu, ikan gabus dipercaya untuk mempercepat proses penyembuhan setelah operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan wanita pasca melahirkan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Nah, kombinasi Galatonol dan Sriatin inilah yang meningkatkan kosentrasi Prolactin dan Oxytocin dalam plasma. Prolactin adalah hormon yang membuat sel- sel yang memproduksi ASI bekerja maksimal. Sedangkan Oxytocin adalah hormon yang membantu merangsang keluarnya ASI.

 

Review Produk Herba ASIMOR

Herba ASIMOR diproduksi oleh PT.DEXA MEDICA. Produk ini dikemas dalam box putih dengan kombinasi warna hijau tosca dan pink. Didalam box terdapat 5 strip kaplet  berwarna pink, yang masing- masing terdiri dari 6 kaplet. Setiap kaplet salut selaput mengandung ekstrak herbal daun katuk dan daun torbangun 300 mg, dan fraksi ikan gabus 30 mg. Untuk pemakaiannya disarankan 1 kaplet, 2 kali sehari. Untuk penyimpanan produknya juga perlu diperhatikan ya. Sebaiknya disimpan  pada suhu di bawah 30 derajat celcius , di tempat kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Produk ini dijamin halal ya mamsi. Terdapat logo halal pada kanan atas box bagian depan.


1 box terdiri dari 5 kaplet


Pekan ASI Sedunia

Masa keemasan (Golden Age) merupakan 1000 hari pertama kehidupan manusia. Di masa ini, aktivitas menyusui adalah yang paling penting dilakukan karena merupakan masa pertumbuhan bayi. Di dalam agama yang saya anut yaitu agama islam, turut menganjurkan agar memberikan ASI kepada anak sampai berusia 2 tahun. Hal ini telah tertulis dalam kitab suci Al-Qur’an (al-Baqarah: 233).

sumber gambar : ASIMOR by Dexa Medica

Saat usia bayi 0 – 6 bulan, sebaiknya asupannya hanyalah ASI saja. Jika masa itu mamsi  berhasil memberikan bayi hanya ASI saja tanpa penambahan apapun termasuk susu formula, maka bisa dibilang mamsi berhasil memberikan ASI eksklusif. Wahh... semoga aja saya juga berhasil. Setelah bayi menginjak 6 bulan ke atas, barulah mamsi bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) tentunya dengan tekstur makanan yang disesuaikan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar pemberian ASI sebaiknya minimal setahun.  WHO sangat memperhatikan soal pemberian ASI ini. Oleh sebab itu setiap tahunnya pada tanggal 1 – 7 Agustus diperingati sebagai pekan ASI sedunia sebagai bentuk dukungan WHO terhadap para ibu menyusui.


sumber gambar : Indonesia Baik


Herba ASIMOR sebagai produk pelancar ASI juga turut mendukung Pekan ASI sedunia ini. Bersama ASIMOR, yuk para mamsi berikan ASI yang terbaik buat buah hati kita. Mari #KawalAwal kehidupan si kecil untuk masa depannya.

 

Pembelian Herba ASIMOR

Untuk mendapatkan produk ASIMOR, mamsi bisa membelinya di apotek terdekat atau official store GoApotik di shopee https://bit.ly/shopeeASIMOR dan gunakan kode voucher GOAPMOMS untuk mendapatkan diskon sebesar 10%. Cuss.. mamsi diborong ASIMORnya  ya. Bayi kenyang, mama pun senang.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Manfaat asi sungguh luar biasa
    Salah satunya adalah menghenmat biaya

    BalasHapus

Pengikut

Total Tayangan Halaman